Panduan SMART untuk Mencapai Impian

Pada saat kita dihadapkan dengan kata Sukses, kita selalu ingin mengetahui bagaimana resep untuk mencapainya. Begitu banyak jalan menuju sukses yang ditawarkan oleh banyak sumber. Baik pelaku bisnis maupun motivator, yang membagi kiat suksesnya dibanyak cerita atau seminar seminar. Mulai yang harga seminarnya gratis, sampai yang berharga ratusan ribu hingga jutaan, bahkan puluhan juta rupiah

Menimba banyak ilmu dan mencoba mempraktekkannya. Begitu banyak pilihan, dan harus memutuskan tindakan mana yang mengarah menuju tujuan, atau sebaliknya malah ke arah yang berlawanan. Dalam perjalanan ke sana mungkin banyak kerugian yang harus diderita. Ada rugi di awal yang bisa ditarik kembali dan mendapatkan keuntungan lebih.

Kata Sukses adalah kata yang relatif. Setiap orang bisa mempunyai terjemahan bebas akan arti kesuksesan. Karena ketidak jelasan tersebut, membuat setiap orang kesulitan menuju ke sana. Banyak orang mengartikan kesuksesan identik dengan kekayaan. Sah sah aja, namun ketika dilanjutkan dengan pertanyaan, kekayaan yang diinginkan itu berapa nominalnya? Belum tentu pertanyaan ini bisa dijawab dengan jelas.

Sukses sama dengan tujuan. Sukses sama dengan impian yang ingin diwujudkan. Ketika mereka ingin sukses, itu sama saja dengan mewujudkan impian menjadi kenyataan.

Misalnya, mereka menginginkan mempunyai mobil. Tentu saja dibutuhkan kejelasan mobil merk apa, type apa, warna apa, harga berapa, sedetil apa yang diinginkan. Demikian juga untuk impian yang lain. Semuanya harus jelas.

Untuk mempermudah gunakan panduan S.M.A.R.T.

SPESIFIC artinya jelas dan dapat dimengerti ‘siapa saja’. Jadi andaikan ada seorang dermawan yang ingin memberikan ‘impian’ itu kepada Anda maka dia akan memberikan SAMA PERSIS dengan apa yang Anda harapkan.

MEASURABLE artinya bisa diukur keberhasilannya. Kalau sudah didapat apa buktinya. Misalnya, kalau berhasil mendapatkan mobil, maka di garasi, atau di carport, atau di depan rumah harus ada wujud mobilnya.

ACHIEVABLE artinya masuk akal untuk diraih. Sumber daya yang Anda miliki harus bisa digunakan untuk meraihnya. Seseorang mempunyai impian menjadi pemain bola basket di NBA, namun tinggi badannya hanya 140 cm, apakah mungkin?

Mempunyai impian yang tidak mungkin diraih karena tidak mempunyai sumber daya akan membuat diri sendiri menjadi frustasi, dan makin tidak mempunyai kepercayaan diri. Jadi Anda harus bisa mengetahui sumber daya apa yang dimiliki untuk mencapai dan mewujudkan impian tersebut.

REALISTIC artinya membuat impian harus realistis, bukan impian yang setinggi langit, namun tidak realistis untuk dicapai. Punya impian menjadi menantu Ratu Inggris? Kenal sanak saudaranya juga nggak dan usia sudah menjelang 40 tahun. Mimpi kali yeee…

TIME FRAME artinya mesti ada batasan waktu dalam mewujudkan impian itu. Perlu ditentukan sejak awal apakah untuk mencapainya perlu waktu 3 bulan, 6 bulan, atau 1 tahun? Karena membuat impian tanpa batas waktu membuat tidak ada tindakan atau strategi dalam mewujudkannya.

Sering saya melatih seseorang untuk belajar membuat goals dengan hal yang kecil, dengan sumber daya yang dipunyai, dan dalam waktu jangka pendek. Tujuannya agar dirinya terbiasa mendapat kepercayaan diri untuk mendapatkan impiannya.

Keberhasilan kecil jangka pendek tersebut dapat membuat dirinya percaya diri, dan makin percaya diri bahwa dirinya mampu mewujudkannya. Melatih keberhasilan akan membuatnya makin percaya diri untuk membuat goals yang lebih besar. Dan hal itu akan lebih berarti untuk jangka waktu yang lebih panjang.

Perencanaan S.M.A.R.T pada akhirnya perlu disempurnakan dengan kajian EKOLOGIS. Yang artinya impian yang diharapkan tidak akan melanggar norma, nilai nilai hidup, dan merugikan atau ketidak setujuan orang orang di lingkungan atau keluarga tercinta, bahkan merugikan diri sendiri.

Seseorang Ayah ingin mengejar impiannya, sehingga harus bekerja tiap hari, bahkan Sabtu Minggu. Mengorbankan hari keluarga. Apakah keluarganya bisa menerima hal tersebut?

Seseorang istri bekerja keras, hingga kerja larut malam dan pulang ke rumah menjelang pagi. Sementara tetangga yang tidak mengerti hanya bisa bergunjing, dan menebarkan gosip yang negatif. Bagaimana situasi ini bisa diterima keluarga?

Bekerja menjual barang dengan keuntungan besar tentu akan mempercepat menuju impiannya. Namun apakah barang yang dijual itu melanggar peraturan dan undang undang?

Bekerja dengan semangat, sepanjang hari, kadang lupa istirahat sehingga badan jadi sakit. Sakit akan membuat kehilangan waktu dengan apa yang direncanakan sejak awal. Apakah tidak merugikan diri sendiri?

Itulah contoh contoh situasi ekologis yang bisa Anda ukur sendiri. Sehingga ketika melakukannya tidak ada lagi halangan baik dari lingkungan sekitar maupun dari dalam diri sendiri.

daftar menjadi agen asuransi allianz