Menjalankan Bisnis Asuransi Allianz lewat Blog

Anda nggak akan pernah menyangka! Blogging ternyata dapat menjadi strategi “jitu” dalam membangun bisnis Asuransi secara online.

Saya sering sekali menyarankan untuk mulai dengan membuat blog, ketika seseorang ingin membangun bisnis Asuransi secara online. Dan saya menyarankan seperti itu bukan tanpa alasan namun saya sendiri telah membuktikannya.

Buat Anda yang sulit untuk mendapatkan nasabah atau mitra/agen, atau belum pernah sama sekali “pecah telor” mendapatkan nasabah atau mitra/agen. Lewat strategi blogging, Anda akan merasakan mudahnya mendapatkan prospek. Dan prospek yang Anda dapatkan bukanlah prospek abal-abal, namun betul-betul prospek yang berkualitas dan memang siap untuk bergabung di bisnis Anda.

Lebih dari itu, ketika Anda konsisten membangun blog, maka suatu saat blog Anda akan berubah wujud menjadi sebuah “bisnis”. Tujuan utama membangun bisnis secara online adalah memperluas jangkauan, artinya dengan jangkauan lebih luas, maka prospek Anda juga akan semakin banyak, bahkan bisa jadi tak terbatas.

Sebetulnya ada banyak sarana untuk memasarkan bisnis Anda, contohnya menggunakan YouTube, Facebook, Twitter, Instagram, dll. Namun saya selalu menyarankan untuk membuat website atau blog sendiri. Tujuannya adalah agar seluruh asset/prospek, menjadi milik Anda seutuhnya.

Saya akan berikan contoh sederhana. Anda ingin memulai mempromosikan bisnis Anda dengan menggunakan media Facebook. Yang Anda lakukan berikutnya adalah membuat satu Facebook Page dan kemudian mempromosikan peluang bisnis Anda di Facebook Page tersebut.

Dalam beberapa bulan, Anda konsisten memberikan konten-konten menarik di Page tersebut, dan setelah beberapa saat, follower Anda menjadi 10.000 orang. Senangnya bukan main bukan, ketika mengetahui bahwa Anda memiliki banyak follower/prospek?

Namun keesokan harinya, Facebook mengumumkan adanya perubahaan algoritma, dan hal itu membuat follower Anda turun drastis menjadi 7000 orang. Itu berarti, dalam sehari Anda bisa kehilangan 3000 follower/prospek. Sepertinya kok mustahil ya, tapi perlu Anda ketahui, hal itu sering terjadi loh ?

Ketika Anda membangun asset bisnis Anda yaitu customer/prospek diatas platform milik orang lain, seperti Facebook, YouTube, Twitter, dll, maka bersiap-siaplah menghadapi resiko kehilangan asset Anda. Itulah mengapa saya selalu menyarankan untuk membuat blog atau website sendiri, tujuannya adalah untuk mengarahkan prospek ke blog kita, dan kemudian mendapatkan email atau nomor telepon mereka.

Ketika kita membangun bisnis diatas platform orang lain, itu seperti membangun rumah diatas tanah sewaan. Ketika suatu saat yang empunya tanah ingin menjual tanahnya, maka habislah juga rumah kita.

Membangun bisnis diatas platform milik orang lain itu seperti membangun rumah diatas tanah sewaan. Apakah Itu Berarti Kita Tidak Boleh Menggunakan Platform Lain? Jawabannya adalah “Boleh”, tapi tidak untuk menyimpan seluruh data asset kita — yaitu customer/prospek.

Anda boleh kok mendapatkan follower sebanyak mungkin, tapi Anda juga harus menyimpan data follower Anda di tempat penyimpanan Anda sendiri. Selama data prospek aman di tangan kita, maka silahkan menggunakan platform lain.

Bagi saya sendiri, saya menggunakan platform lain hanya untuk meningkatkan engagement, dan berinteraksi dengan prospek saya, seperti memposting artikel yang menarik, mengomentari postingan mereka, ataupun chatting.

Sama seperti strategi lainnya, blogging juga tujuannya satu, yaitu menjangkau orang sebanyak-banyaknya, lalu menjadikan mereka audience atau fans kita. Setelah audience terkumpul dan mengetahui kehadiran kita di dunia maya, maka langkah selanjutnya adalah bagaimana menjadikan mereka customer atau mitra bisnis.

Dalam dunia nyata, proses dari bisnis asuransi memiliki tiga tahapan. Tahapan pertama adalah mendapatkan prospek atau berkenalan dengan prospek, tahap kedua adalah networking, artinya menjalin relationship dengan prospek, dan tahap ketiga adalah closing, artinya kita merubah prospek menjadi customer atau mitra bisnis kita.

Di dunia online pun, prosesnya juga sama, dan semuanya dapat dilakukan lewat blog. Lewat blog Anda dapat :

1. Memperoleh Prospek Baru Secara Otomatis

Ketika Anda mampu membuat artikel-artikel menarik, maka otomatis akan ada banyak orang/prospek yang mampir ke blog Anda Disaat orang sedang asik membaca artikel Anda, maka Anda harus cepat-cepat mendapatkan email atau nomor telepon mereka.

Anda dapat melakukannya dengan memasang “form opt-in” di halaman blog Anda. Semakin banyak orang yang mampir ke blog Anda, maka semakin besar pula peluang Anda untuk mendapatkan lebih banyak prospek.

2. Menjalin Relationship Dengan Prospek Anda

Prospek yang sudah Anda dapatkan harus Anda perlakukan dengan baik. Anda harus rajin berkomunikasi dengan mereka, baik lewat saling komentar di blog, melalui email, ataupun sosial media. Mendapatkan prospek itu mudah, yang paling sulit adalah secara konsisten menjalin relationship dengan mereka.

Jadi pastikan Anda selalu menyediakan waktu untuk berinteraksi dengan prospek Anda. Semakin sering Anda berinteraksi, maka semakin cepat “trust” itu terbangun.

3. Merubah Prospek Menjadi Customer atau Rekan Bisnis

Ketika trust sudah terbentuk, maka Anda dapat dengan mudah mengkonversi prospek ANdamenjadi customer, atau untuk gabung ke dalam team Anda sebagai mitra/agen.

Lebih baik membuat Blog Sendiri atau menggunakan Web Replika?

Saya nggak menyarankan Anda untuk menggunakan web replika, meskipun perusahaan Asuransi atau agency Anda menyediakannya. Saran saya sih, lebih baik membuat blog sendiri. Anda bisa baca lebih lanjut tentang mengapa saya ngga k merekomendasikan Anda menggunakan web replika di artikel saya yang lain.

Membuat blog, tentu nggak lepas dari topik apa yang akan dibahas di blog tersebut. Blog yang bagus adalah blog yang spesifik dan menyasar pasar tertentu. Lalu untuk bisnis Asuransi, topik apa yang paling cocok dipilih?

Jawabannya, “Tergantung!”

Ada dua hal yang dapat menjadi pertimbangan, yang pertama “Apa minat Anda?”, dan yang kedua “Bergerak di jenis bisnis Asuransi apa, bisnis Asuransi yang Anda jalankan saat ini ?”

Saya selalu menyarankan untuk membuat blog berdasarkan minat. Karena untuk menulis artikel itu nggak mudah. Ketika topik yang Anda bawakan tidak Anda sukai, maka menulis itu berasa berat sekali. Namun beda ketika Anda menyukai topik-nya, rasanya satu jam, dua jam, tiga jam-pun nggak akan berasa.

Jadi penting untuk memilih topik berdasarkan minat. Tetapi tentunya minat Anda harus mendukung bisnis Asuransi yang Anda jalankan ya. Sebagai contoh, bila bisnis Asuransi Anda menawarkan produk asuransi jiwa dan kesehatan, dan kebetulan Anda suka hidup sehat, maka Anda bisa memilih topik “Bagaimana Pola Hidup Sehat”.

Contoh lain lagi, misalkan perusahaan Asuransi Anda menjual produk asuransi penyakit kritis dan kebetulan Anda menyukai dunia kedokteran, maka Anda bisa memilih topik di bidang “jenis penyakit kritis dan penanganan medis nya”

Jangan memilih topik yang nggak nyambung. Contoh, perusahaan Asuransi Anda menjual produk asuransi jiwa, lalu Anda memilih topik “mewarnai buku gambar”.

daftar menjadi agen asuransi allianz