Mengenal Siklus Rat Race

Mau tahu lebih jauh apa itu siklus rat race (perlombaan tikus) ? Jika Anda penggemar buku buku keluaran Robert T Kiyosaki maka Anda pasti sudha tidak asing lagi dengan istilah rat race. Untuk lebih memahami apa itu Siklus Rat Race dan mendeteksi apakah saat ini Anda sudah terjebak di dalam nya, maka silahkan simak penjelasan di bawah berikut ini.

1. Kerja, Kerja, Kerja

Ngga ada yang salah dengan bekerja. Semua orang perlu bekerja bila ingin mendapatkan uang. Namun saya ingin tanya, apa tujuanmu bekerja?

Bila Anda bekerja untuk bisa membeli handphone terbaru, membeli notebook paling nge-trend, dapat minum kopi mahal setiap hari, atau agar bisa pergi clubbing setiap minggu.

Well, ada yang salah dengan diri Anda! Bila tujuan Anda bekerja hanya agar dapat memenuhi semua gaya hidup Anda, then you’re wrong!

Punyailah mindset yang benar tentang bekerja. Hiduplah sesuai dengan kapasitas Anda! Sederhana dulu saja, ngga perlu gengsi-gengsian ingin dipandang kaya, sukses, dll. Cukupkan apa yang ada sekarang.

Selalu sisihkan uang dari gaji Anda  untuk hal-hal yang lebih penting lagi, seperti membangun bisnis, investasi leher keatas, investasi ke asset, dan lain sebagainya.

2. Mendapatkan Pemasukan

Biasanya sebagai hadiah dari kerja keras Anda, Anda akan memperoleh pemasukan, entah itu dari gaji, bonus, tunjangan-tunjangan dan lain sebagainya.

Bila Anda hanya bekerja di kantor dan mengandalkan income hanya dari gaji, maka saya pikir Anda harus mulai waspada. Bila suatu saat, kantor Anda bangkrut dan tutup, ataupun Anda dipecat, maka Anda akan pusing sendiri.

Jadi saya sarankan, selama Anda bekerja di kantor, persiapkan sumber income stream lainnya untuk mendukung kehidupan Anda, misalnya dengan mulai membuka bisnis sendiri seperti bisnis asuransi Allianz.

Banyak bisnis yang bisa Anda mulai sembari kamu kerja, seperti menjadi dropshipper, reseller, ataupun berbisnsis asuransi Allianz.

Besar kecilnya gaji Anda sebetulnya tidak berpengaruh pada masuk tidaknya Anda ke siklus rat race, tapi mindset Anda tentang uang akan sangat berpengaruh.

Sekecil apa gaji Anda, namun bila Anda menghabiskan uang Anda hanya untuk hal-hal yang benar, maka Anda tidak akan terjebak dalam siklus setan rat race.

Bila Anda menghabiskan uang Anda untuk investasi leher keatas, atau untuk memulai bisnis baru, atau untuk investasi asset, itu berarti kamu sudah berada di jalan yang tepat.

Namun bila Anda menghabiskan uangmu hanya untuk memenuhi gaya hidupmu, beli handphone terbaru secara konsisten, nongkrong di cafe-cafe mahal, traveling di tempat-tempat eksotis, dengan tujuan hanya untuk dipandang baik oleh orang lain, maka Selamat! Anda sudah terjebak di siklus setan rat race!

Membuang-buang uang untuk beli handphone, traveling, dan lain sebagainya, tidaklah salah, asal pendapatan Anda sudah “jauuuh” melebihi harga barang-barang dan gaya hidup Anda.

Namun bila gaji Anda saja masih pas-pasan, dan Anda terus-menerus menghamburkan uang hanya untuk memuaskan gaya hidup Anda,maka well.. Bye bye bro and sis! Congratulations! You are in the Rat Race!

3. Membayar Cicilan dan Tagihan

Setelah memperoleh pendapatan, maka kebiasaan dari kita adalah membayar tagihan demi tagihan. Seperti biaya sewa apartemen atau kost, tagihan listrik, tagihan air, atau kebutuhan-kebutuhan lainnya.

Membayar tagihan-tagihan adalah hal yang wajar, karena kita perlu hidup dan memenuhi kebutuhan hidup kita, namun yang perlu diperhatikan adalah, kebutuhan hidup kita sebetulnya bisa diperkecil yaitu dengan menghemat beberapa hal.

Contohnya, daripada makan di luar setiap harinya, bukankah lebih hemat lagi bila masak sendiri dan bawa bekal dari rumah?

Contoh lain lagi, daripada membeli kopi setiap pagi di Starbucks, bukankah lebih hemat lagi membeli kopi bubuk, dan menyeduh kopi sendiri? So, beberapa hal dapat kamu hemat loh agar tagihan dan cicilan Anda jadi semakin kecil.

4. Memenuhi Gaya Hidup

Siklus berikutnya yang paling fatal adalah sebagian besar orang yang terjebak di rat race sangat sulit untuk memilih kebutuhan mana yang penting dan kebutuhan mana yang ngga penting.

Mereka cenderung suka untuk memuaskan gaya hidup, mulai dengan bersenang-senang, membeli barang-barang yang sebetulnya ngga berguna, juga menggunakan uang mereka secara konsumtif.

Sebetulnya tidak ada yang salah dengan menggunakan uang secara konsumtif. Tidak ada yang salah dengan membeli barang-barang mewah atau gadget-gadget mahal.

Namun ada syaratnya.

Syaratnya adalah, income Anda harus jauuuh melebihi keinginan-keinginan Anda, sehingga untuk membeli barang-barang tersebut Anda seperti ngga merasakan kehilangan uang sedikit pun.

Intinya Anda harus tahu prioritaskan mana kebutuhan yang penting dan gak penting, dan jangan terus-menerus memuaskan gaya hidup Anda.

5. Tidak Punya Tabungan ataupun Investasi

Siklus fatal lainnya adalah tidak punya tabungan ataupun investasi. Penyebabnya, sebagian besar karena uang mereka habis untuk membayar tagihan-tagihan dan juga memuaskan emosi dengan memenuhi gaya hidup mereka.

Bahkan untuk menabung saja sepertinya sulit sekali. Siklus ini bukan terjadi pada mereka yang punya pendapatan minim loh. Orang yang punya pendapatan tergolong besar banyak yang mengalaminya. Belum sampai akhir bulan, uang mereka sudah habis, kemudian merasa miskin, padahal sebetulnya pendapatan mereka besar.

Itu karena mereka tidak menggunakan uang mereka secara bijak. Mereka hanya memenuhi gaya hidup dan membeli hal-hal yang gak berguna.

Justru banyak orang-orang dengan gaji pas-pasan namun tidak terjebak dalam siklus rat race. Karena mereka tahu mindset yang benar tentang uang. Mereka menggunakan uang mereka untuk menghasilkan income stream lainnya, menginvestasikan uang mereka untuk membeli asset, investasi leher keatas, dan lain sebagainya.

6. Berhutang

Siklus berikutnya adalah hutang.

Orang-orang yang terjebak di siklus rat race, ada kalanya berhutang, namun tujuannya unik, bukan berhutang untuk berbisnis, atau menghasilkan pendapatan lainnya, namun mereka berhutang untuk membeli barang-barang yang sebetulnya ngga mereka perlukan.

Mereka sering menggunakan kartu kredit secara konsumtif. Akibatnya banyak tagihan yang harus mereka bayarkan tiap bulannya. Selain harus memenuhi kebutuhan-kebutuhan bulanan, mereka juga harus memenuhi gaya hidup mereka, dan juga terjerat oleh hutang.

Hidup mereka akan semakin pusing, dan stress. Namun sekali lagi mereka mau ngga mau harus memenuhi kebutuhan dan tagihan-tagihan mereka, dan terpaksa akan kembali ke siklus nomor satu, yaitu kerja.. kerja..  dan kerja.

Menjalankan bisnis sendiri merupakan salah satu cara terbaik untuk keluar dari siklus rat race. Meskipun menjalankan bisnis asuransi Allianz bisa menjadi salah satu solusi untuk memulainya namun bukan berarti bahwa opsi ini merupakan yang terbaik.

Tetapi tidak dapat dipungkiri jika opsi memulai bisnis sendiri melalui bisnis asuransi Allianz merupakan salah satu cara paling mudah untuk memulai sebuah usaha.

Karena modal yang diperlukan tidak terlalu besar serta jika bergabung menjadi mitra bisnis di grup ini juga akan diberikan support system yang powerful sehingga tidak salah jika memutuskan untuk bergabung menjadi mitra bisnis Allianz menjadi pilihan yang sangat bijak yang dapat Anda ambil saat ini.

daftar menjadi agen asuransi allianz