Kriteria Memilih Bisnis Asuransi

Dalam menjalankan bisnis asuransi, semua orang termasuk Anda pasti pengen banget bisa menetap di satu perusahaan Asuransi saja dan tumbuh berkembang disitu. Ibarat seperti tanaman, bila dicabut dan ditanam berulang kali di tanah yang berbeda, tentu pertumbuhannya akan terhambat, atau bahkan bisa mati. Demikian juga sama halnya dengan kita.

Sehingga menetap di satu perusahaan ASURANSI, fokus dan berkembang disitu adalah hal yang sangat penting. Tapi untuk memilih perusahaan asuransi yang bagus dan sesuai dengan kriteria Anda pasti nggak segampang itu.

Di artikel ini saya akan bagikan beberapa kriteria penting yang harus Anda pertimbangkan untuk memilih perusahaan asuransi yang tepat untuk dijadikan partner bisnis Anda.Tujuannya agar Anda nggak salah pilih dari awal dan bisa fokus di satu perusahaan asuransi tersebut bahkan seumur hidup Anda.

1. Bukan Money Game

Hal pertama yang harus Anda pastikan adalah, apakah perusahaan asuransi dan sistem bisnis nya tersebut berkedok money game atau tidak.

“Terus gimana cara mengetahui jika perusahaan tersebut berkedok money game atau tidak?”

Saya akan berikan beberapa ciri-ciri perusahaan asuransi dan sistem bisnisnya yang berkedok money game.

a. Biasanya proses masuk ke perusahaan tersebut memerlukan modal yang cukup besar dan bisa jadi tidak akan mendapatkan produk apapun, jadi biaya tersebut sepenuhnya hanya untuk mendaftar.

b. Begitu pula bonus yang didapatkan pada saat merekrut orang biasanya lebih besar dibandingkan bonus dari penjualan produk.

c. Produk yang dijual biasanya ngasal, nggak bermutu, tidak ada ijin, tidak ada sertifikat, tidak ada paten, dan lain sebagainya.

d. Sistem piramida yang diterapkan pada perusahaan berkedok money game biasanya akan merugikan orang-orang yang join terakhir dan menguntungkan orang yang join di awal. Sedangkan pada perusahaan asuransi dengan sistem bisnis yang bagus seperti Allianz tidaklah demikian. Orang yang join terakhir bisa berada di posisi teratas, dan sebaliknya, tergantung kerja keras dan usaha masing masing.

e. Biasanya perusahaan asuransi yang sistem bisnis nya berkedok money game tidak memiliki izin yang jelas.

f. Tidak didukung sistem yang jelas disertai dengan training yang tepat. Biasanya perusahaan asuransi seperti ini hanya memberikan motivasi dan brainwash, sedangkan perusahaan asuransi dengan sistem bisnis yang bagus tidaklah demikian. Dukungan motivasi dan training yang benar selalu disediakan.

2. Produk Yang Dijual Bermanfaat Dan Sulit Tergantikan

Ini adalah hal yang penting dalam memilih perusahaan Asuransi. Masing-masing perusahaan asuransi pasti memiliki produk-produk asuransi nya yang unik. Yang perlu Anda perhatikan adalah apakah produk yang disediakan oleh perusahaan tersebut bermanfaat bagi Anda dan orang lain atau tidak. Saran saya, cari perusahaan-perusahaan asuransi yang memiliki produk yang prospektif dan bermanfaat.

3. Harga Produk Masuk Akal

Kriteria berikutnya adalah harga produk. Ini bukan mengenai mencari perusahaan asuransi dengan produk yang memiliki harga premi paling murah. Bila produk yang disediakan memang bagus, berkualitas, maka harga yang cukup mahal pun nggak jadi masalah, apalagi bila harganya terjangkau.

Namun Anda akan bakal kesulitan untuk memasarkan produk yang kualitasnya rendah namun dijual dengan harga mahal. Bila harga produk yang dijual sesuai dengan kualitas produk, maka go for it.

4. Selalu Muncul Inovasi Baru

Jangan pernah bergabung menjadi mitra bisnis di perusahaan asuransi yang tidak pernah berinovasi. Carilah perusahaan asuransi yang secara berkala mengeluarkan produk maupun inovasi baru. Perusahaaan asuransi yang terus berinovasi nggak akan pernah tertinggal dan akan terus hidup dalam jangka waktu yang lama.

Mulai sekarang Anda harus jeli memperhatikan apakah mungkin produk-produknya berevolusi dari waktu ke waktu. Jalan paling aman ya perhatikan saja perusahaan asuransi nya, apakah dari tahun ke tahun terus menelurkan produk yang lebih baik dari sebelumnya atau tidak.

5. Sistem Harga Tidak Merugikan

Saya sangat menyukai perusahaan Asuransi yang punya harga premi yang jelas, dan tidak ada perbedaan harga di setiap jenjang untuk setiap mitra bisnis nya.

Contoh, saya baru saja bergabung di perusahaan asuransi Allianz, jika saat ini saya menjual produk asuransinya, maka harga premi nya adalah sekian rupiah.

Bila saya naik level menjadi seorang Business Partner (BP) maka harga premi dari produk yang saya jual juga akan sama, yaitu sekian rupiah. (yang berbeda hanya komisi nya saja karena di level BP, Anda akan mendapatkan tambahan komisi overriding yang tidak akan Anda peroleh jika Anda masih di level Business Executive (BE)).

Sistem harga seperti itu tidak akan merugikan orang yang baru join menjadi mitra/agen baru karena semuanya punya peluang yang sama dalam menjual produk asuransi nya. Bila semakin tinggi level seorang mitra/agen, maka semakin murah harga premi dari produk asuransi yang dia jual maka itu akan merugikan mitra bisnis yang baru join.

Mungkin ini memang akan menguntungkan mitra/agen yang sudah berada di level atas namun bagi mitra/agen yang baru join, ini jadi tantangan besar, karena mereka akan PERANG HARGA dengan orang-orang yang sudah berada di level atas. Dan mereka yang baru bergabung sudah PASTI KALAH bila mau perang harga.

6. Sudah Berjalan Lama

Kriteria berikutnya adalah perusahaan Asuransi tersebut harus sudah berdiri cukup lama. Perusahaan Asuransi Allianz sendiri telah berdiri cukup lama yaitu sejak tahun 1890 di Munich, Jerman. Saya nggak akan memilih perusahaan Asuransi yang baru setahun, atau dua tahun berdiri, karena belum tentu perusahaan tersebut akan bertahan di tahun-tahun berikutnya.

7. Buahnya Manis atau Berdampak Positif Bagi Banyak Orang

Kriteria saya yang terakhir adalah perusahaan asuransi tersebut menghasilkan buah yang manis. Buah yang manis ini artinya perusahaan asuransi tersebut memberikan manfaat positif bagi orang banyak. Contoh, produk asuransi nya dapat memberikan banyak manfaat positif dan memang terbukti bagus.

daftar menjadi agen asuransi allianz