Keunggulan Bisnis Asuransi

Bisnis Asuransi sangatlah populer, apalagi di Indonesia. Bisnis seperti ini menjanjikan banyak keuntungan yang membuat orang-orang tergiur untuk bergabung dan menjalaninya.

Kenyataannya tidak semudah itu. Untuk menjalankan bisnis asuransi tidaklah semudah yang dikatakan oleh orang-orang. Bisnis asuransi itu adalah sebuah bisnis real (bisnis nyata), dan seperti bisnis/usaha pada umumnya, tidak ada bisnis yang mudah untuk dijalankan. Semua butuh dedikasi dan kerja keras.

Nah bila Anda sedang berpikir untuk menjalani bisnis ini, saya akan share sedetail mungkin mengenai bisnis asuransi ini, dan bagaimana sih cara Anda memulainya.

Ini bakal jadi bacaan yang panjang, namun saya yakin Anda akan mendapatkan banyak insight baru setelah membacanya.

Apa Itu Bisnis Asuransi ?

Bisnis Asuransi adalah model bisnis yang mengandalkan jaringan untuk memasarkan produk asuransi nya. Biasanya bisnis ini memiliki lebih dari satu level. Maksudnya seperti apa sih?

Jadi begini, misalkan Anda bergabung di bisnis Asuransi Allianz maka Anda akan mendapatkan penghasilan dari penjualan produk asuransi Allianz yang Anda lakukan. Karena biasanya setelah join sebagai mitra bisnis atau agen, Anda akan mendapatkan komisi dari produk asuransi yang berhasil Anda jual.

Selain itu biasanya perusahaan asuransi Allianz juga akan menawarkan keuntungan tambahan jika Anda berhasil merekrut orang lain untuk bergabung ke perusahaan ini sebagai mitra bisnis (menjadi downline Anda).

Tetapi biasanya keuntungan tambahan itu baru Anda peroleh saat  mitra/agen yang berhasil Anda rekrut telah berhasil melakukan penjualan produk asuransi Allianz. Anda akan “kecipratan” sedikit komisi dari pembelian itu.

Bayangkan bila Anda memiliki ratusan atau ribuan downline, berapa banyak komisi yang bakal mengalir ke kantong Anda.

Inilah yang dimaksud dengan bisnis asuransi. Memang agak mirip dengan bisnis jaringan tetapi disini produk yang dijual adalah asuransi, bukan produk fisik.

Jadi di bisnis asuransi seperti bisnis asuransi Allianz, bukan hanya Anda saja yang bekerja (satu level), tapi Anda perlu memiliki banyak orang yang bekerja di bawah Anda (level lainnya) untuk memaksimalkan profit.

Basically, Bisnis asuransi bukanlah bisnis yang fokusnya merekrut orang untuk berjualan produk. Iya sih memang pada akhirnya yang ditawarkan adalah produk mereka, namun pada kenyataannya, perusahaan Asuransi merekrut orang-orang yang tujuannya adalah untuk mendistribusikan produk mereka.

Sebetulnya ketika kita memutuskan untuk memulai bisnis Asuransi, kita tidak sedang menjadi seller (sales person), tapi kita sedang berperan menjadi pemasar produk dan brand (di bisnis asuransi Allianz berarti sebagai pemasar produk asuransi dengan brand Allianz) sekaligus sebagai sistem pendistribusian dengan cara membangun jaringan downline.

Keunggulan Bisnis Asuransi

Well, ngga bisa dipungkiri bisnis AsuransiI memiliki banyak peminat, terutama di Indonesia. Mengapa? Karena memang bisnis ini menjanjikan banyak hal positif. Termasuk kemapanan finansial. Menurut saya, ada beberapa keunggulan utama dari bisnis ini, yaitu :

1. Modal Kecil untuk Memulai

Bila Anda ingin memulai bisnis namun tidak memiliki modal yang besar, maka saya menyarankan untuk memulai dengan bisnis Asuransi Allianz ini. Biasanya untuk memulai bisnis ini, Anda hanya perlu memulai dengan modal yang kecil dan Anda sudah dapat langsung menjalankan bisnis Anda

Anda juga tidak perlu mencari atau membuat produk sendiri, karena itu semua sudah disediakan oleh perusahaan Asuransi Allianz. Yang perlu Anda kerjakan hanyalah memasarkan produk asuransi Allianz tersebut. Semakin luas pemasaran Anda, maka semakin besar keuntungan yang akan Anda dapatkan.

Di grup ini bahkan Anda juga akan dimanjakan dengan disediakan jasa delivery. Jadi ketika ada mitra/agen yang menjual produk asuransi ke nasabahnya, maka dia tidak perlu repot-repot mengurusi masalah pengiriman. Semua sudah diatur oleh admin kami. Istilah kami yaitu menyediakan dropshipping. tetapi biaya pengiriman tetap ditanggung oleh mitra/agen masing masing ya.

2. Jaringan yang Luas

Karena ini bisnis asuransi ini adalah semacam bisnis jaringan, maka keuntungan lain yang bakal Anda dapatkan adalah jaringan yang luas.

Quote: Networking is an essential part of building wealth. ~Armstrong Williams

Orang tua saya pernah berujar jika Anda ingin sukses maka perbanyak temanmu. Seringkali peluang bisnis itu datang dari teman-temanmu.

Semakin banyak teman, maka semakin banyak peluang bisnis. Semakin banyak peluang bisnis, maka semakin banyak pendapatan yang masuk. Semakin banyak pendapatan yang masuk maka semakin besar kesempatan Anda untuk menjadi mapan secara finansial.

3. Self-Improvement

Merekrut orang bukanlah hal yang mudah. Saya sendiri adalah seorang introvert sehingga susah sekali berinteraksi dengan orang lain jika belum ada trust.

Saya bisa saja memposisikan diri saya menjadi seorang ekstrovert dan berinteraksi dengan semangat juang yang tinggi, namun setelah itu bisa dipastikan energi saya terbuang habis, dan perlu recharge energi dengan menyendiri dan menikmati “me time“.

Saya pernah ikut workshop pengembangan diri dimana saya harus melatih kemampuan saya untuk berinteraksi dengan orang-orang baru, dan itu bukanlah hal yang mudah. Banyak sekali pikiran negatif yang muncul di pikiran saya. Seperti takut salah ngomong, takut ditolak, dll.

Padahal kenyataannya tidak demikian. Memang sih banyak orang yang terkesan defensif, namun tidak sedikit pula yang sangat friendly. Dari pengalaman itu mental block saya mulai pecah dan saya jadi lebih berani untuk berinteraksi dengan orang lain.

Di dalam bisnis asuransi, Anda disarankan untuk merekrut orang. Bila Anda termasuk orang yang introvert sama seperti saya, bisa dipastikan Anda harus berjuang keras untuk mengasah kemampuan Anda untuk berinteraksi dengan orang lain, bahkan sampai berhasil merekrut orang tersebut.

Namun jangan khawatir, di artikel lain saya akan berikan tips bagaimana merekrut orang tanpa bicara, dan tanpa takut ditolak ? Mantap kan? Jelas, mantap donk.

4. Mapan secara Finansial

Apakah mungkin bisnis asuransi dapat memberikan kemapanan finansial Ya, itu mungkin sekali, namun dengan syarat, Anda berhasil membangun team Anda dengan baik. Semakin besar dan solid team Anda, maka semakin besar juga keuntungan yang bakal Anda terima.

Coba bayangkan bila Anda bekerja sendiri tanpa mencari downline. Mungkin sebulan Anda bisa mendapatkan keuntungan sebesar 10 juta dari hasil jualan produk asuransi seorang diri.

Namun bila Anda berhasil mencari 2 downline saja, dan masing-masing anggota team Anda dapat memperoleh 10 juta per bulan, sedangkan sebagian penghasilan mereka masuk ke kantong Anda sebagai komisi. Maka berapa banyak tambahan pendapatan yang akan Anda peroleh? Itu hanya contoh simpel saja ya.

Coba bayangkan bila Anda sudah punya 10 atau 20 downline. Kalikan saja jumlah komisinya, nilainya bakal fantastis. Well, intinya jika Anda berhasil membesarkan team yang solid, maka kemapanan finansial bukanlah mimpi.

Dan hal ini sudah dibuktikan oleh banyaknya MDIT (Million Dollar Income Team) Allianz yaitu istilah yang digunakan untuk menggambarkan agen asuransi yang berpenghasilan minimal Rp 1 Miliar per tahun.

5. Tidak Terikat Tempat dan Waktu

Ini merupakan hal yang diidamkan oleh banyak orang dari bisnis Asuransi Anda tidak perlu bekerja di tempat tertentu semisal kantor (karena Anda bisa bekerja dimana saja), dan juga tidak terikat waktu (dan kapan saja).

Besarnya penghasilan yang Anda terima semuanya tergantung dari usaha dan kerja keras Anda sendiri.

Bila Anda masih bekerja di sebuah perusahaan, saya menyarankan jangan buru-buru melepas pekerjaan Anda jika Anda ingin terjun di bisnis asuransi Allianz ini. Apalagi bagi Anda yang sudah berkeluarga. Anda bisa memulai bisnis asuransi Allianz ini secara part time terlebih dahulu sambil nyambi bekerja.

Bila nanti usaha di bisnis Allianz sudah dirasa dapat menggantikan gaji Anda di perusahaan tempat Anda bekerja, barulah itu saatnya Anda boleh resign dari perusahaan dan fokus di bisnis Allianz ini.

daftar menjadi agen asuransi allianz