Kelemahan Bisnis Asuransi

Tidak ada yang sempurna ya di dunia ini termasuk bisnis. Pasti setiap model bisnis ada keunggulan dan juga kelemahan, termasuk bisnis asuransi. Mari kita bahas, sebenarnya apa sih kelemahan dari bisnis asuransi ini ?

  1. Bisnis Asuransi Bukan Bisnis Anda Sendiri

Bisnis asuransi dikatakan bisnis Anda sendiri bila seluruhnya Anda yang memiliki. Termasuk produk, SOP, payroll, dan lain sebagainya.

Saat Anda menjadi mitra/agen di sebuah perusahaan Asuransi, itu artinya Anda adalah partner bisnis dari perusahaan asuransi tersebut. Anda bisa bekerja sesuka hati Anda, kapan saja dan dimana saja. Berbeda jika Anda adalah karyawan dari perusahaan asuransi tersebut dimana waktu kerja Anda terikat dan Anda menerima gaji setiap bulan.

Produk yang Anda tawarkan adalah milik perusahaan. Besarnya komisi yang Anda peroleh juga diatur oleh perusahaan. Aturan mengenai pemasaran dan penjualan produk asuransi juga diatur oleh perusahaan.

Intinya bisnis asuransi bukanlah bisnis Anda sendiri. Jika suatu saat terjadi sesuatu dengan perusahaan tersebut, maka bisnis Asuransi Anda juga akan mengalami kendala.

2. Dihindari Teman dan Keluarga

Ini sama seperti yang saya lakukan dulu. Saya selalu menghindari orang yang menawarkan bisnis Asuransi. Sebenarnya tidak ada yang salah dari bisnis Asuransi itu sendiri tetapi yang salah adalah cara para agen dalam memasarkan peluang usaha asuransi atau produk asuransi nya.

Sebetulnya mereka mendapatkan training yang bagus untuk mem-follow up calon klien, downline maupun menjual produk asuransi nya, namun sayangnya mereka terlalu “needy”, dan seringkali terkesan memaksa atau pushy.

Jeleknya lagi, seringkali mereka membesar-besarkan sesuatu, memberikan iming-iming palsu dan tidak menjelaskan dengan tegas realita dibalik bisnis Asuransi, bahkan ada juga yang menipu.

Orang-orang seperti inilah yang memperburuk pandangan orang terhadap model bisnis Asuransi. Bisnis Asuransi tidaklah semudah yang mereka ceritakan. Bisnis ini memerlukan dedikasi, dan kerja keras, sama seperti menjalankan bisnis lainnya.

Apabila Anda saat ini sedang menjalankan bisnis asuransi dan berada dalam kondisi seperti ini sehingga sudah dicap jelek oleh orang lain bahkan keluarga Anda sendiri. Maka saya sarankan Anda untuk merubah cara pemasaran yang Anda lakukan.

Zaman sekarang sudah berubah. Jangan menggunakan “conventional wisdom” lagi, atau hikmat ataupun cara yang konvensional. Di artikel berikutnya saya akan share bagaimana caranya merekrut calon downline tanpa bicara dan tanpa takut ditolak dan tanpa memaksa ? Mantap kan? So pasti.

3. Penghasilan Tidak Tetap

Bagi Anda yang sudah merasakan kerja di kantor pasti mengerti hal ini. Sebagai pengusaha, penghasilan kita tidak bisa tetap. Karena fokus kita adalah pada bisnisnya dahulu.

Ketika bisnis kita sedang surut, maka otomatis penghasilan kita juga perlu diturunkan agar perusahaan tetap bisa berjalan. Namun apabila bisnis sedang naik terus, penghasilan juga dapat dinaikkan.

Bisnis Asuransi pun juga demikian. Kadang penjualan kita menurun. Kadang beberapa downline kita tidak aktif atau tidak menghasilkan apapun. Namun bisa juga downline kita sedang naik-naiknya, sehingga pendapatan kita juga meningkat tajam.

Itu semua resiko yang harus dihadapi saat menjalankan bisnis Asuransi atau bisnis apapun. Jika tidak mau menghadapi risiko ini maka Anda tidak cocok menjadi seorang pebisnis atau pengusaha. Lebih baik Anda cari aman saja dengan kembali menjadi karyawan yang menerima gaji tetap secara bulanan.

4. Kerja Keras Bagi yang Introvert

Ini bisa jadi kelemahan atau keunggulan. Bagi saya pribadi yang notabene introvert, ini adalah keunggulan, karena Anda bisa mengembangkan soft skill Anda.

Namun bagi beberapa orang yang memang amat sangat introvert, menawarkan peluang bisnis ataupun produk bisa sangat menyiksa. Yang harus dirubah dari pikiran Anda sebagai seorang introvert adalah “Anda tidak bisa stay di comfort zone Anda terus menerus apabila Anda ingin berhasil.”

Bagi saya yang percaya hidup hanya sekali saja, ketika kita tidak bertumbuh sebagai manusia, secara mindset dan karakter, itu berarti kita tidak memanfaatkan hidup secara maksimal. Jadi buat apa meneruskan hidup?!

Jadi apakah bagi seseorang yang sifatnya introvert bakal susah untuk menjalankan bisnis Asuransi ini ?

Belum tentu karena semuanya kembali lagi tergantung pada diri Anda sendiri.

Bila Anda memang ingin mengasah kemampuan Anda untuk berinteraksi dan memenangkan peluang bisnis ini, maka tidak ada salahnya untuk terus berjuang.

Namun bila Anda memang tidak bisa melakukan hal tersebut. Maka pakailah segala sumber daya apapun yang Anda miliki sekarang. Cari cara dan strategi yang kreatif untuk memasarkan produk asuransi dan peluang bisnis asuransi kepada orang lain. Gunakan otak Anda.

daftar menjadi agen asuransi allianz