Introvert Bisa Sukses di Bisnis Allianz

Apa itu introvert? Apakah itu sebuah kelainan atau sebuah penyakit? Dan apa beda nya dengan ekstrovert? Apakah orang orang yang memiliki karakter introvert bisa sukses dalam menjalankan bisnis termasuk di bisnis asuransi Allianz ini?

Jika Anda termasuk salah satu orang yang memiliki sifat introvert, maka pembahasan kali ini sangat cocok untuk Anda. Di sini juga akan dijelaskan mengapa sebagai orang yang memiliki karakter introvert, maka Anda cocok sekali untuk bergabung di bisnis asuransi Allianz di grup ini

beda introvert dan ekstrovert

Banyak banget kita menemukan orang-orang gagal di bisnis asuransi salah satunya karena tidak mampu menduplikasi apa yang dilakukan uplinenya. Tidak perlu jauh jauh, bahkan banyak orang juga sering merasa sangat sulit untuk menduplikasi apa yang diajarkan oleh perusahaan asuransi maupun agency mereka dalam menjalankan bisnis asuransi ini.

Menelepon keluarga, sahabat-sahabat, berkenalan dengan orang baru dan membangun relationship, mengajak ke pertemuan, dll.

“Those are not our thing.” kata mereka semua.

Memang sih bila dipaksakan semuanya tetap hal itu semua bisa lakukan, namun ada beberapa hal yang ngga ingin mereka alami. Dan yang paling utama adalah, mereka ngga ingin dijauhi oleh keluarga, kerabat dan teman teman mereka.

Tidak sedikit loh yang setelah melakukan hal itu semua kemudian yang terjadi adalah mereka jadinya malah dijauhi oleh orang orang terdekat mereka.

Keluarga dan kerabat maupun teman teman mereka jadi takut dan merasa risih setiap kali mereka menelepon atau mengunjungi rumah mereka karena ujung ujungnya yang dibicarakan adalah topik mengenai membeli produk asuransi atau menjalankan bisnis asuransi.

Mungkin Anda sendiri pernah mengalami hal ini baik Anda sendiri berada di sisi keluarga, kerabat atau teman teman yang merasa tidak nyaman dengan keberadaan  dari kenalan Anda yang asyik menawarkan nawarkan produk atau Anda pernah menjalani sebuah bisnis sejenis bisnis MLM atau jaringan yang pada akhirnya membuat Anda dijauhi banyak orang.

Jika hanya karena bisnis, kemudian Anda dijauhi oleh keluarga, kerabat dan teman teman Anda, maka lebih baik Anda nggak perlu menjalankan bisnis tersebut. Setuju kan ?

Tapi itu pemikiran saya sendiri ya, mungkin bila teman-teman ada yang berbeda pendapat, it’s okay.

Nah, lalu dalam menjalankan bisnis asuransi ini jika Anda tidak ingin memprospek keluarga dan kerabat, lalu darimana Anda akan mendapatkan prospek ?

Inilah tantangannya ?

Mau ngga mau Anda harus mencari orang-orang baru untuk Anda prospek. Disini sekarang muncul masalah baru lagi yaitu Anda harus berkenalan dengan orang baru sebanyak-banyaknya dan kemudian menjalin relationship dengan mereka, istilahnya networking.

Bukankah itu sangat menyita waktu? Bukankah itu sangat menyita energi? Bukankah itu sangat menyita mental Anda semua?

Saya sendiri sangat setuju dengan statement “Training atau pertemuan itu penting!”. Yes, karena memang dengan adanya training, kita dibekali oleh dasar-dasar pemasaran, dasar-dasar berjualan, dan juga dasar-dasar networking.

Dan hal-hal seperti itulah yang biasanya juga akan diajarkan oleh upline kita. Saya sangat merasakan manfaatnya, karena banyak hal yang saya belum pernah tahu sebelumnya, diajarkan di training tersebut.

Saya jadi tahu bagaimana caranya untuk approach orang baru. Saya jadi tahu caranya mengajak orang bertemu. Saya jadi tahu caranya memprospek orang. Dan lain sebagainya.

Namun setelah menerima training tersebut, perjuangan selanjutnya lebih berat lagi. Karena saya harus keluar dari zona nyaman saya, dan melawan sifat introvert saya.

introvert vs ekstrovert

Faktanya, saya sangat sulit untuk menduplikasinya. Dan ini yang jadi problem di bisnis ini sih, karena ngga semua yang diajarkan oleh upline dapat dijalankan oleh downlinenya.

Tidak semua sistem dan strategi itu cocok dengan karakter orangnya. Bagi Anda yang memiliki karakter introvert, sama seperti saya, saya yakin Anda juga merasakan hal yang sama.

Pernah ada yang mengucapkan seperti ini: “Jika kamu pandai bergaul dan ngobrol dengan orang lain, maka bisnis asuransi ini akan terasa lebih mudah kamu jalankan.”

Nah, tapi kan kenyataannya tidak demikian karena saya kan pendiam. Itulah yang harus Anda sadari juga bila Anda memiliki karakter introvert. Tapi saya tidak serta merta bilang bahwa orang introvert ngga bisa berhasil di bisnis asuransi ini loh. Karena banyak orang yang memang punya karakter introvert namun berhasil luar biasa.

Justru itulah tantangan kita sebagai orang introvert, bagaimana kita mencari strategi agar bisnis kita bisa terus berjalan bahkan sukses. Saya sudah sebutkan diatas jika training itu penting. Sebagai pebisnis, Anda harus terus belajar. Dan dengan adanya training atau pelatihan-pelatihan dari perusahaan dan agency maka itu akan membuat bisnismu lebih cepat maju lagi.

Jika bisnis asuransi Allianz ini adalah bisnis pertama yang bakal Anda jalankan, maka saya sangat sarankan Anda untuk mengikuti training yang diberikan oleh perusahaan dan agency.

Anda akan mendapatkan banyak insight yang dapat diterapkan di bisnis asuransi Anda nantinya. Namun seperti cerita saya diatas, ngga semua orang bisa mengikuti strategi yang diberikan. Bila ini yang juga Anda alami, maka Anda harus mencari cara lain agar bisnismu ini bisa terus berjalan. Anda tidak bisa hanya terus pasrah terhadap situasi yang ada.

strategi pemasaran bisnis asuransi allianz

Cari cara lain, cari strategi lain, belajar metode lain, jika perlu ikuti training-training lain di luar.

Bila Anda tertarik untuk menjalankan bisnis ini secara online, cari pelatihan internet marketing, ikuti training-training tentang digital marketing, baca buku-buku yang dapat membantu kamu menjalankan bisnis asuransi secara online lewat dunia digital.

Intinya jangan pernah berhenti belajar hal baru yang dapat membantu bisnismu untuk maju.

Ini yang juga saya alami. Saya merasa stuck ketika menjalankan bisnis asuransi Allianz ini pada awalnya, namun saya terus mencari cara dan strategi lain yang nyaman untuk saya jalankan namun juga works dan berhasil untuk diterapkan di bisnis ini.

Tidak ada gunanya jika menemukan sebuah strategi yang nyaman untuk dijalankan namun ternyata tidak membuahkan hasil apa apa dan tidak memberi dampak yang signifikan terhadap perkembangan bisnis Anda.

Akhirnya saya menemukan sebuah strategi yang kemudian saya gunakan untuk mengembangkan bisnis asuransi ini, yaitu dengan memanfaatkan kekuatan dari internet marketing.

Prosesnya ngga mudah, investasinya tidak murah, namun worth it!

Apa yang saya pelajari kemudian mulai menghasilkan. Dari sana saya akhirnya menyadari pentingnya terus belajar dan pentingnya terus mengupgrade diri. Dunia ini kan sifatnya dinamis. Jika Anda tidak mengupgrade diri maka Anda akan ketinggalan.

Bayangkan Anda berada dalam sebuah perlombaan lari dimana jika Anda diam alias tidak bergerak maka lawan lawan Anda yang lain akan jauh meninggalkan Anda karena mereka terus berlari.

Bahkan jika mereka berlari dengan sangat pelan sekalipun, Anda tetap akan tertinggal jauh di belakang karena Anda diam tidak bergerak alias stuck.

Introvert itu hanyalah karakter, dan Anda tidak perlu mengganggap itu sebagai sebuah masalah.

Yang jadi masalah adalah, jika karakter introvert itu kemudian menghambat Anda untuk maju dan membuat Anda berhenti berusaha. Banyak orang sukses yang terus menekankan bahwa investasi yang paling baik, adalah “Investasi leher keatas”.

Jika Anda terkendala oleh karakter Anda sendiri, maka Anda harus terus mencari cara dan strategi lain, dan terus mengembangkan diri Anda. Belajar cara marketing dan pemasaran yang lain misalnya internet marketing, blogging,  copywriting, SEO (Search Engine Optimization), SEM (Search Engine Marketing), Social Media Marketing, dll, yang dapat membantu Anda untuk terus maju.

Nah mungkin ada diantara Anda yang mengalami hal yang sama dimana merasa sulit untuk menjalankan bisnis karena memiliki karakter introvert? Oleh sebab itu, di sini saya berusaha membantu Anda dengan menyediakan support system yang akan membantu kita bersama sama untuk maju meskipun kita adalah introvert.

Banyak kok tokoh tokoh terkenal di dunia yang ternyata memiliki sifat introvert tapi ternyata mereka malah berhasil dan sukses bahkan melebihi yang sifatnya ekstrovert. Contoh nya seperti Albert Einstein, Bill Gates, Warren Buffet, Steven Spielberg, Larry Page, JK Rowling, Mark Zuckerberg dan masih banyak lagi. Jadi jangan berkecil hati ya.

Dengan bergabung di bisnis asuransi Allianz di grup ini maka saya telah menyiapkan tools yang akan sangat berguna untuk mendukung dan menunjang bisnis dari Anda nantinya. Anda tidak perlu harus ahli dalam hal digital marketing karena saya yang akan mempersiapkan segala sesuatunya untuk Anda.

Yang perlu Anda asah dan kuasai betul adalah product knowledge yaitu mengenai produk Asuransi Allianz dan bisnis Asuransi Allianz agar supaya pada saat Anda bertemu dengan calon klien atau calon mitra bisnis nantinya, Anda dapat menjelaskan secara fasih dan dapat menjawab semua pertanyaan yang dilontarkan oleh mereka.

Biasanya hal itu akan memberikan efek keyakinan dari mereka terhadap Anda yang pada akhirnya membuat mereka mau mengikuti Anda baik sebagai klien maupun mitra bisnis.

Intinya seorang introvert tetap bisa berhasil menjalankan bisnis asuransi Allianz ini jika dilakukan dengan cara dan strategi yang berbeda dengan yang dijalankan oleh ekstrovert. sebagai introvert Anda merasa nyaman nyaman saja untuk mengikuti cara yang biasa dilakukan oleh ekstrovert, ya silahkan diikuti cara tersebut.

Tetapi jika sebagai introvert Anda tidak merasa nyaman dengan cara yang diajarkan oleh ekstrovert dalam menjalankan bisnis ini, jangan menyerah. Masih banyak kok 1001 cara dan strategi yang bisa Anda implementasikan dalam menjalankan bisnis Anda.

Biasanya orang introvert itu sangat kreatif jadi pasti Anda akan menemukan strategi yang tepat. Anggap saja Anda sedang memainkan sebuah game dan Anda mesti mengasah otak untuk memenangkan game tersebut.

Bagaimana? Sudah siap untuk bergabung di bisnis asuransi Allianz ini bersama sama dengan saya?

daftar menjadi agen asuransi allianz