Bergabung di Bisnis Asuransi Allianz

Jika Anda belum menemukan bisnis asuransi yang tepat, saya sarankan Anda untuk membaca artikel ini sampai selesai, karena Anda bakal dapetin insight yang sangat berharga.

Menemukan bisnis asuransi yang tepat itu seperti mencari jodoh, susah-susah gampang. Kadang ketika kita sudah bergabung menjadi mitra bisnis, eh ternyata sistemnya kurang oke, atau ternyata komisinya kurang menarik, atau ternyata leadernya tidak asik, dan lain-lain.

Itulah yang membuat banyak pebisnis memutuskan untuk berpindah dari satu perusahaan asuransi ke perusahaan  asuransi yang lain. Dengan harapan, perusahaan asuransi yang baru bakal lebih baik dari perusahaan sebelumnya.

Faktanya, kita tuh cenderung melihat “rumput tetangga jauh lebih hijau dari rumput kita”, dan ini berlaku bagi sebagian besar pebisnis yang belum sukses. Ingat ya, jika Anda belum pernah sukses menjalankan bisnis asuransi, maka Anda perlu berhati-hati karena keinginan Anda untuk pindah perusahaan jadi jauh lebih kuat ketika Anda belum pernah berhasil berbisnis Asuransi.

Anda berharap, dengan berpindah perusahaan asuransi, maka siapa tahu di perusahaan asuransi yang baru, Anda bisa lebih cepat sukses. Namun realitanya tidak demikian, Anda bakal melakukan hal yang sama lagi, yaitu berpindah perusahaan. Yang salah bukan perusahaannya, namun “mentalitas Anda” yang bermasalah.

Anda akan terus melihat perusahaan asuransi lain sebagai peluang yang lebih oke, dan akhirnya berpindah-pindah dari satu perusahaan ke perusahaan lainnya, inilah yang disebut “Shiny Object Syndrome.”

Mungkin sebelum Anda stay di sebuah perusahaan Asuransi, Anda sempat mengalami shiny object syndrome. Ketika itu Anda iseng membandingkan komisi satu perusahaan dengan perusahaan lainnya. Dan di tengah proses tersebut, Anda kemudian menemukan satu perusahaan asuransi yang oke banget.

Bonus yang didapatkan beraneka ragam, seperti traveling ke berbagai negara, bonus mobil, dan berbagai bonus menggiurkan lainnya. Hal itulah yang mendorong Anda ingin pindah. Selain itu, produk-produkny asuransi nya gampang banget dijual, meskipun menurut Anda tidak begitu bermanfaat, bahkan bisa jadi malah tidak ada manfaatnya sama sekali.

Hal-hal diataslah yang membuat Anda akhirnya pindah ke perusahaan asuransi tersebut, karena Anda berpikir, jika Anda pindah, maka Anda bisa menjual produknya dengan mudah, profit yang Anda dapatkan bisa berlipat-lipat, dan Anda juga bisa cepat dapetin berbagai macam bonus.

Tetapi seiring berjalannya bisnis tersebut, Anda merasa ada satu yang hilang, yaitu “Nurani Anda.” Setiap hari yang Anda pikirkan hanyalah “profit, bonus, profit, bonus” tanpa memperdulikan orang lain yang membeli produk asuransi yang Anda jual.

Tepatnya, Anda merasa jadi orang jahat. Saya menjual produk asuransi, namun saya sendiri menyadari bahwa produk asuransi tersebut tidak memberikan manfaat bagi orang lain. Yang Anda kejar hanya profitnya saja, tanpa memperdulikan orang lain.

Berbisnislah Dengan Hati

Di perusahaan asuransi Allianz yang saya geluti saat ini, saya merasa mendapatkan “ketenangan, karena saya tahu, meskipun saya tidak bisa mendapatkan bonus se-ekstrim mungkin seperti di perusahaan asuransi lainnya, namun saya yakin bahwa saya bisa membantu orang lain lewat produk-produk asuransi yang saya jual.

Saya tidak mau mencari untung hanya dengan menjual produk-produk  asuransi yang kurang bermanfaat, namun saat ini saya bisa menjual produk-produk asuransi Allianz yang memang 100% memberikan manfaat bagi banyak orang.

Istilahnya, ketika saya berbisnis, saya juga sekaligus beribadah, yaitu dengan membantu banyak orang. Hal itulah yang membuat saya tidak takut terus menjalankan bisnis asuransi Allianz seperti sekarang, karena saya tahu, saat ini saya menjalankan hal yang benar.

Nurani saya mengatakan bahwa saya sudah menjalankan hal yang benar, yaitu tidak semata hanya mencari untung, namun juga 100% membantu banyak orang.

Jadi jangan hanya berfokus pada profit saja. Ada perusahaan Asuransi yang menjual produk-produk asuransi yang sebetulnya tidak ada manfaatnya bagi orang lain, namun sangat mudah dijual. Memang sih, Anda bakal dapat banyak untung, namun bagi saya, hal itu justru salah.

Buat apa menjual produk asuransi yang kalau Anda sendiri tidak yakin bahwa produk tersebut bakal memberi manfaat bagi orang lain. Berbisnislah dengan hati. Pilihlah perusahaan asuransi seperti perusahaan asuransi Allianz yang memang sudah banyak membantu orang lain lewat produknya.

daftar menjadi agen asuransi allianz